dua rasa takut dan dua rasa aman   1 comment

Alhamdulillah pujian yang layak kita sanjungkan hanya bagi Allah, sholawat salam smoga selalu tercurah bagi Habiballah Khotamulanbiyai walmursaliin Rasulullah SAW.

saudaraku, Allah berfirman dalam hadits qudsi :

Laaajma’u ‘alaa abdii khofain walaa ajma’ulahu amnain idza akhofani fiddunya akhoftuhu yaumal qiyamah wa idza khoofani fiddunya aamantuhu yaumal qiyamah”

(tidaklah Aku akan mengumpulkan dua macam rasa takut bagi hambaKu dan tidak pula Aku mengumpulkan dua macam rasa aman baginya. Jikalau ia merasa aman di dunia akanKu maka aku akan memberinya rasa takut di hari kiamat. jika ia merasa takut padaKu di alam dunia maka Aku akan berikan rasa aman di hari kiamat.)

Allah telah mengabarkan bahwa Allah tidak akan mengumpulkan dua macam rasa takut, begitu pula tidak akan Allah kumpulkan bagi hambaNya dua rasa tentram atau aman.

  1. Barang siapa merasa takut dialam dunia kepada Allah maka tidak diberikan rasa takut di hari akhirat, dimana setiap manusia akan merasakan keguncangan hebat. Allah akan meberinya keselamatan dan rasa tentram dan bahkan Allah akan menjaganya dari siksa akhirat. Orang yang merasa takut di dunia maka ia akan senantiasa membersihkan hatinya dan menjaga dirinya dari segala bentuk kefajiran (kekejian) serta senantiasa menghiasi dirinya dengan perbuatan mulia.
  2. barang siapa merasa aman di alam dunia maka Allah akan menimpakan baginya rasa takut yang luar biasa baginya di hari kiamat bahkan Allah akan menimpakan baginya rasa kuatir dan akan menyiksanya sesuai dengan amal perbuatannya.

Yauma laayanfa’u maalu walaa banuun, Illa man atallaha biqolbinsaliim (Assyura 88-89)

Pada hari dimana tidak berguna baginya harta kekayaan dan anak pinak, kecuali bagi mereka yang datang kepada Allah dengan hati yang suci lagi bersih/jernih)

Orang yang merasa aman di dunia maka ia aka senantiasa berjalan diluar garis batas perintahNya, ia merasa aman melakukan kekufuran dan perbuatan dosa. ia senantiasa silau oleh benda-benda dunia yang menyilaukan dalam pandangan mata kebendaannya, ia senantiasa lengah, lalai dan aman dalam melakukan semua perbuatan maksiat.

Saudaraku setidaknya ada 10 hal yang senantiasa akan mengikuti gerak langkah kita: mata dengan penglihatannya, telinga dengan pendengarannya, kakinya, tangannya, hatinya, bumi yang ia pijak, malam dan siang, malaikat raqib dan atid, serta hafazotul kirom.

ia senantiasa mengikuti jejak langkah syaitan yang terkutuk dan selalu berusaha untuk memenuhi semua nafsunya.

Dalam Alquran allah sebutkan ada beberapa macam nafsu:

  1. nafsul ammarah bissu’ yaitu nafsu yang membuat kita senantiasa melakukan perbuatan dosa dan maksiat
  2. nafsul lawwamah yaitu nafsu yang selalu menyesali dirinya
  3. nafsus sawwalah yaitu nafsu yang selalu menghiasi dan menggambarkan segala sesuatu maksiat itu indah di mata pandangannya.
  4. nafsul mutmainnah
  5. nafsul rodiah
  6. nafsul mardiyah

Ketiga nafsu yang terakhir itu, smga Allah senatiasa menghiasi dalam diri kita, sebgaimana Allah panggil hambaNya (yang berjiwa tenang) dengan mesra dalam Alquran  untuk masuk ke dalam syurganya : ” Ya ayyuhan nafsul muthmainnah irji’i ila robiki rodiatammardiyah, padhuli fii ibadi wadhuli jannati”

secara tegas bahwa bagi hamba ALlah yang merasa takut di alam dunia maka ia akan senantiasa melkukan perintah dan bertakwa pada Allah dan senatiasa menghiasi dirinya dengan perbuatan mulia dan selalu menjaga dirinya untuk tidak melakukan kefajiran atau kekejian. sebaliknya demikian.

ada dua bentuk rasa takut menurut sebagian arifin mengatakan:

  • rasa takut akan siksaan, yang bisa dan dapat hilang. rasa takut ini dirasakan oleh mereka yang ahli zahir artinya yang belum dalam rasa ketakwaannya seperti para ulama yang tidak begitu dalam rasa ma’rifatnya
  • rasa takut akan kehebatan wibawa (jalaal), rasa ini tidak dapat hilang, dan dirasakan oleh mereka yang ahlul qulub yaitu yang senantiasa menjaga dan mengutamakan kebersihan hatinya. rasa ini dapat dirasakan oleh para khulafaurrasyidin, para tabiin dan ahli makrifat lannya.

akhirnya saudaraku, semoga Allah selalu menghiasi diri kita dengan kebersihan hati dan menjaga perbuatan kita dari sifat kekejian dan kemungkaran. dan menjauhkan kita dari kegoncangan pada hari kiamat nanti. Amin

Wallahulhadii ilaa sirootimmustaqim.

Wassalamualaikum.

 

My Writing in : “Al-Qudsul Al-Abha” (Kesucian yang sangat Indah). rahmad salim.2011

One response to “dua rasa takut dan dua rasa aman

Subscribe to comments with RSS.

  1. apabila kita bersama Alloh tidak ada yg perlu kita takutkan dlm hidup ini..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: