Kejujuran sebuah manggis   2 comments

Setiap kita pasti pernah berjumpa dengan buah yang bernama manggis. Dengan tekstur kulit yang keras dan berwarna coklat kehitam-hitaman ini memiliki rasa yang manis jauh dari warna kulit yang ia sajikan. Ketika kita mengupas kulitnya maka kita akan melihat betapa putihnya buah di dalamnya. Sobat, bayangkan putihnya buah manggis tak terliahat dari luar, namun ketika kita melihat ke dalam ternyata begitu bersih. Begitupun dengan perasaan kita. Sebagai makhluk social seringkali kita berhadapan dengan pelbagai sikap dan sifat mulai dari menyenangkan hingga menjengkelkan. Yang biasa dan luar biasa, yang natural dan unik. Sebuah pembelajaran yang bisa kita tarik dari sebuah manggis, janganlah melihat suatu kondisi fisik semata, lebih mementingkan dzohir dibandingkan hatinya. Manggis mengajarkan kita bahwa dibalik hitamnya kulitnya belum tentu hatinya sehitam kulitnya, dibalik hitam dan pekatnya rasa getah kulit ternyata berbuah manis jika dirasakan.

Satu hal lagi yang diajarkan buah manggis kepada kita sebuah kejujuran. Coba kita perhatikan ujung dasar buah manggis, apa yang tertera pada guratan dibawahnya menggambarkan berapa isi di dalamnya. Manggis  tak pernah bohong apabila kulitnya menuliskan 5 maka buahnya pun berisi lima. Sebuah pembelajaran berharga yang Allah turunkan bagi hambaNya melalui manggis. Bahwa kejujuran itu harus ditampakkan di luar dan di-iya-kan oleh hatinya. Jikalau hati berkata iya maka lisan mengucap iya. Sebuah pembelajaran yang diberikan Allah melalui sebuah manggis adalah kita tidak mengetahui isi hati seseorang, oleh karenanya janganlah memandang seseorang melalui bentuk luar semata. Mungkin seseorang dapat berpenampilan layaknya seorang eksekutif muda, namun sapa tahu dan menyangka ternyata ia seorang tukang tipu. Sebaliknya kita melihat seseorang berpakaian compang camping ataupun seadanya toh ternyata ia memiliki hati seorang dewa. Dengan demikian manggis mengajarkan kita untuk tidak mementingkan bentuk luar tetapi lebih kepada isi di dalamnya. Putih dan penuh kejujuran.

My Writing in : “Al-Qudsul Al-Abha” (Kesucian yang sangat Indah) . rahmad salim.2011

2 responses to “Kejujuran sebuah manggis

Subscribe to comments with RSS.

  1. Tapi mengapa buah manggis dikorbankan orang ya? Tebak-tebak buah manggis. Apakah ada kemunginan manggis tidak jujur?

    • ea,, saya pikir itu emang udah sifatnya manusia suka mengukur sesuatu dari luar dulu,, sama halnya dengan tebak2 buah manggis, manusia suka menilai fisik luar dahulu untuk menguji apakah bner dalamnya demikian, toh ternyata benar semua yg ada di manggis dari luar sama dengan yg di dalam,,, sebuah kejujuran yg berharga menurut gw.. udah langka sekarang ne, karena kbanyakan tampak muka cantik di dalamnya busuk dan penuh kebohongan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: