Halo bulan di langit malam ini   Leave a comment

Biasanya kita sering melihat langit penuh dengan bebintang gemerlap dihiasi rembulan. namun ne malem agak beda ya pikirku… kulihat sekeliling ternyata gak ada bintang kayak biasanya,, eih kuperhatikan lagi ternyata cuma ada bulan doang plus cincin disekelilingnya.

Seolah- olah bulan ama bintang ntu sedang bercengkrama satu sama lain mengenai konsensus alam….(versi gue)..
Penasaran banget gue ne malam. gue coba foto tapi gak bisa, maklum meski kamera hape ne 5 MP tapi tetap juga gak nangkap,,, hahahah

tapi kurang lebih kayak gambar ene gan…..—————————————>
Dan ternyata secara ilmiah ntu bulan yg gue lihat tanggal 06 Desember 2011 tepatnya tanggal 11 Muharram 1433 H pukul 20.30 wib itu adalah Fenomena alam yang dinamai dengan HALO BULAN Biasanya kita cuma lihat Halo Matahari yaitu matahari bercincin.

Ea… sebuah fenomena yang jarang gue dan loe pada temuin mungkin.
Tapi tahu gak sih loe ternyata tuh fenomena dari sudut ilmiahnya adalah :

Fenomena halo (bahasa Greek: ἅλως) adalah lingkaran cahaya seakan-akan pelangi yang mengelilingi Matahari atau Bulan. Ia adalah sejenis fenomena optik. Ia adalah fenomena yang lebih kerap terjadi daripada kejadian pelangi. Di bahagian Eropah dan sebahagian daripada AS sering berlaku dan boleh dilihat dalam lingkungan dua kali seminggu. Pernah gempar di utara Semenanjung Malaysia apabila fenomena ini berlaku antara pukul 2.15 petang hingga 2.40 petang, 6 Ogos 2007 yang lalu.

Terdapat banyak jenis halo, tetapi kebanyakannya terjadi dari kristal ais dalam awan sirus sejuk yang terletak pada ketinggian 5–10 km di lapisan troposfera atas. Bentuk dan orientasi kristal-kristal ini menentukan bentuk halo yang terjadi.

Kekerapan kejadian melibatkan pusingan radius 22° halo dan sundogs(Parhelia). Dalam gambarajah menunjukan matahari di kelilingi oleh 22° halo dan dilambungi (sisi) oleh sundogs. Parhelic circle pula adalah biasan cahaya kristal yang melepasi sundogs dan mengelilinginya. Kadangkala ia melapisi keseluruhan ruang langit dalam latitut yang sama dengan matahari. Pembinaan tangen ketinggian dan rendah (Upper Tangent arc and Lower Tangent arc) menyentuh secara terus dengan 22° halo sama ada di atas atau dibawah matahari. Pembinaan Lengkungan (Circumzenithal arc) akan terjadi di atas semua kristal tersebut.

Radius 22° halo tidak kelihatan. Ia seperti helaian yang berlapis-lapis atau habuk pada permukaan awan cirrus yang nipis. Awan ini sejuk dan mengandungi ais kristal walaupun pada iklim yang sangat panas.

Halo sangat besar. Ia selalu mempunyai diameter yang sama dalam posisinya di langit. Kadang-kadang hanya sebahagian sahaja yang muncul. Semakin kecil cincin cahaya yang terbias muncul mengelilingi matahari atau bulan dihasilkan oleh corona dari lebih banyak titisan air daripada dibiaskan oleh ais kristal. Ia tidak mengaitkan bahawa hujan akan turun.

ea… Sedikit info yang gue dapet karena ne fenomena gue juga dapet ilmu….
Semoga berguna ea…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: