Burung Pipit yang tidur terlentang,,   Leave a comment

Ada sebuah cerita motivasi yang ku dapat dari sebuah tayangan televisi, dalam sebuah tayangan ceramah agama Islam tanggal 19 februari 2012 di stasiun local Pal TV dengan penceramah bapak Prof Dr Usman said Spog, beliau menceritakan ada sebuah kabar bahwasanya langit akan runtuh, mungkin artinya akan terjadi kiamat. Maka kabar tersebut secara umum tersiar dan terdengar di kalangan semua binatang baik burung, macan, harimau, hingga ke level terendah yaitu semut dan burung pipit. Karena kabar ini begitu dahsyat maka semua khawatir dan mencari perlindungan diri agar tidak tertimpa reruntuhan langit tersebut, namun apa yang dilihat oleh seekor burung bangau, saat itu burung bangau melihat seekor brung pipit sedang tidur terlentang di tengah lapangan, dan burung bangau pun berkata kepadanya tidakkah kau mendengar bahwa langit akan runtuh dan kenapa kau malah tidur terlentang begitu. Sang burung pipit pun berkata aku telah mendengar kabar itu, aku tahu langit akan runtuh, aku justru hendak menahan langit agar tidak runtuh dengan kakiku. Sang bangau pun berkata, maka dari itu aku saja yang memiliki kaki lebih panjang darimu tak sanggup untuk melawannya, palagi kamu dengan kaki kecil begini takkan mampu kau menahan langit yang begitu besar. Seketika sang pipit berkata dengan bijaknya “aku akan ikut berjuang di medan perang untuk menahan langit tersebut”.

Dari cerita ini kudapati sebuah pesan yang sungguh sangat menarik, bahwasanya dengan keterbatasan yang kita miliki, dengan potensi diri kita, lakukanlah itu selagi kita masih bisa melakukannya walau itu dipandang kecil dan mungkin tidak berguna bagi dunia. Seeorang siswa haruslah tetap berjuang dengan semangatnya untuk terus belajar karena itulah caranya menjadi seorang mujahid pejuang, seorang ayah akan terus berjuang untuk keluarganya, walaupun dengan kekurangannya ia harus tetap fight hingga akhir tanpa memandang putus asa.

Ku dapati sebuah pesan mendalam dalam sebuah cerita ini, bahwasanya diri ini seharusnya tidak boleh kalah terhadap berbagai cobaan yang datang kepada kita, selagi kita mampu dan bisa untuk mencegah dan melewatinya maka berjuanglah terlebih dahulu, jikalau semua usaha dan semangat yang telah kita keluarkan itu tidak memperoleh apa-apa, maka yakinlah bahwa semua itu tidaklah sia-sia. Apa yang akan kita dapatkan setelah dari perjuangan tesebut adalah lebih nikmat dibanding hasil yang didapat dengan tanpa melakukan apa-apa. Ibarat sebuah perumpamaan yang juga kudapat dari ceramah seorang direksi dalam training PDPS BRISyariah tanggal 14 februari 2012 hari rabu sore ia mengatakan bahwa ibarat sebuah pohon kelapa, ia tumbuh dari sebuah pohon kecil dengan satu atau dua pelepah, tapi lama kelamaan maka sang kelapa pun akan tumbuh membesar dan otomatis pelepahnya akan turut menjulang keatas hingga puncak, namun apa yang terjadi pada pelepah pertama sang kelapa, ia mengalami ketuaan berwarna coklat dan akhirnya tanggal.

Apa yang kita lihat dari sebuah pohon kelapa adalah kita tidak lagi melihat sang pelepah pertama, kedua dan bahkan ketiga. Tapi apa yang kita lihat bahwasanya pelepah tersebut tidaklah hidup dengan sia-sia atau hilang seketika, walaupun fisik sang pelepah tidaklah melekat lagi pada batang pohon namun sang pelepah meninggalkan gurat-gurat bekas peninggalannya. Inilah yang dinamakan hasil usaha, bahwasanya usaha dan hasil yang di dapat oleh pelepah lainnya yang menuju hingga ke puncak tidaklah terlepas dari usaha sang pelepah sebelumnya, walaupun mereka tidak lagi menempel pada batang, tapi semua jerih payah mereka menjadikan sang pohon berdiri menjulang hingga berbuah dan terlihat gagah adalah tidak terlepas dari jejak-jejak sang pendahu. Tidak ada usaha yang sia-sia selama kita memiliki semangat dan usaha yang sungguh-sungguh, walaupun hasil yang kita dapat adalah nihil, namun yang perlu kita pahami adalah keberhasilan yang tidak terlihat atau tertunda adalah lebih nikmat dari sebuah pengharapan yang tidak diikuti dengan usaha.

By : a’im — from my diary “Alqudsul al abha” page 45 (kesucian yang sangat indah)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: