Archive for the ‘cerita’ Tag

Kutu Palembang   Leave a comment

 

Kutu Palembang

Ado duo kutu bekawan lah lamo dak ketemu, samo-samo berasal dari Palembang. Tapi oleh keadaan mereka terpisah, yang satu tinggal dan menetap di Palembang trus sikoknya tinggal dan menetap di Jakarta.
Suatu hari mereka ketemu setelah lamo bepisah.
Kutu Palembang : “Kau pacak ke sini naek apo?”
Kutu Jakarta (sambil menggigil kedinginan): “Naek pesawatlah, aku nempel di kumis pilot, tau lah AC di cockpit dingin nian makonyo aku ni mengigil.”
Kutu Palembang : “Laen kali jangan milih di kumis pilot, tapi di pramugari nyo.”
Kutu Jakarta : “Mak mano caronyo?”
Kutu Palembang : “Kau masuk ke rok Pramugari, nah.. terus merayap ke tempat lemak, pasti anget!”
Selang limo hari keduo kutu itu ketemu lagi di bandara Palembang. Tapi kutu Jakarta masih bae mengigil kedinginan.
Kutu Palembang : “Ngapo lur, masih kedinginan ni bae? Itulah dak nurut omongan aku!!” sambil mencak marah-marah.
Kutu Jakarta : “Aku ni la nurut omongan kau, kando..”
Kutu Palembang : “Nah, terus? Ngapo masih mengigil cak itu?”
Kutu Jakarta: “Cak ini ceritonyo. Mulonyo aku tuh nempel di rok Pramugari terus aku merayap ke pucuk. Memang bener nian, aku pacak beraso anget.”
Kutu Palembang : ”Terusssssss?”
Kuu Jakarta : “Aku jadi ketedok’an. Sampe-sampe dak tau pesawat tu lah delay dan tedok aku pules nian singgohnyo..”
Kutu Palembang : “Terussss??”
Kutu Jakarta : “Tau-tau waktu aku tebangun, aku lah pindah ke kumis pilot lagi.”
Kutu Palembang : “??????”

Posted January 27, 2014 by a'im in Humor

Tagged with , , , , , , , , , , ,

Kisah Motivasi dari seekor Jangkrik Kecil   Leave a comment

Seekor anak jangkrik baru pertama kali keluar dari liangnya. Dia sangat terkagum-kagum dengan dunia luar. Ada bintang, bulan, angin yang bertiup. Tiba-tiba dia mendengar suara nyanyian yang menurutnya sangaaat merdu. Dia mencari sumber nyanyian itu.
Didapatinya binatang mirip dirinya sedang menyanyi… krik…! krik…!! Lalu didekatinya binatang yang mirip dirinya itu. Lalu dia berkata, ” wahai, binatang yang sedang bernyanyi, binatang apakah engkau bisa bernyanyi semerdu itu?”
“Aku jangkrik juga seperti dirimu, jangkrik kecil…!” jawab jangkrik dewasa.
” Ooo begitu, apakah kalau kita sama, apakah aku bisa bernyanyi semerdu yang enagkau lakukan?” kata jangkrik muda.
” Tentu saja…!” kata jangkrik dewasa ” Sebagai jangkrik, enagkau PASTI bisa bernyanyi. Engkau hanya perlu tahu caranya dan latihan yang rajin untuk dapat bernyanyi seperti ini, bahkan mungkin bisa lebih merdu dari yang aku lakukan.”
Lalu jangkrik dewasa mengajarkan cara bernyanyi. Jangkrik muda mengamati betul-betul cara yang dijarkan jangkrik dewasa. Jangkrik muda mulai mempraktekkan yang diajarkan jangkrik dewasa. Tetapi… yang terdengar nyanyian yang tidak merdu sama sekali… Krekk…!! Krekk..!!!
“Engkau hanya perlu latihan terus menerus untuk dapat bernyanyi lebih merdu,” kata jangrik dewasa.
Maka dengan penuh suka cita pulanglah jangkrik muda ini ke liangnya. Di sarangnya dia berlatih terus sepanjang malam… Sampai pagi hampir menjelang, matanya sudah mulai mengantuk. Dia coba bernyanyi, tetapi yang terdengar hanya sedikittt sekali kemajuan…,” krek…!!! Kreik…!!! Kreik…!!
Malam harinya dia coba lagi berlatih bernyanyi, tetapi yang terdengar masih, ” Krek…!! Kreik…!!! Kreik…!!! masih jauh sekali dari suara merdu.
Jangkrik muda hampir putus asa. Mungkin saya memang tidak berbakat untuk bernyanyi, katanya dalam hati. Akhirnya dia memutuskan untuk menemui jangkrik dewasa.
Dengan lemah lesu berceritalah jangkrik muda ini tentang permasalahannya. Tetapi, jangkrik dewasa malah tertawa terbahak-bahak. Jangkrik muda heran.
“Mengapa engkau malah tertawa wahai jangkrik dewasa,” kata jangkrik muda.
“Wahai jangkrik muda, aku bisa bernayanyi semerdu ini memerlukan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun berlatih. Engkau baru berlatih satu malam saja sudah menyerah… bahkan menganggap dirimu tidak berbakat belum ada kemajuan. Bangkitlah jangkrik muda, berlatihlah terus… saya yakin engkau akan bisa bernyanyi lebih merdu dari diriku.” kata jangjrik dewasa.

Maka terbukalah pikiran si jangkrik muda. Akhirnya dia pulang ke sarangnya dengan penuh suka cita…. Dan berniat akan ulet berlatih SAMPAI BISA . Karena dia memang PASTI BISA…

*start from now,,, KEEP TRYING,, tak ada yg tak bisa,,, 🙂 (y)

Posted February 23, 2013 by a'im in campur aduk

Tagged with , , , , , , , , , , ,

Kisah cerita suami isteri di malam pertama yang penuh kejutan   4 comments

Suami : “huft…..papah lemes nie mah!!”
Istri : “papah sie…semangat bgt maen’a..”
Suami : “tapi goyangan mamah mantab dah..ga ada duanya!! Hehe”
Istri : “ah…papah bisa ja!!” (sambil ngelus2 anu suami’a)
Suami : “eemm…mamah msh pengen ya??”
Istri : “ah..engga ko pah!!”
Suami : “ntu ko elus2..anu papah lg??”(sambil merem-melek ke’enakan)
Istri : “emm…kangen ja!!”
Suami : “Maksud’a??”
Istri : “dulu mamah pernah punya!! Hehe”
Suami : “haaahhhh….????(langsung pingsan kejang-kejang)

Kisah Malam Pertama Suami Istri yang Kacau

Parto adalah seorang pemuda metropolitan yang baru saja menikahi susi si gadis cantik putih
nan muluzz…setelah malam pertama dilaluinya parto bertemu temennya tejo dan
bercakap2 lah mereka

Tejo : “wah… pengantin baru pagi-pagi kok udah pucat mukanya? pasti semalem
bertempur hebat nih, berapa ronde to?”
Parto : “apanya yang berapa ronde jo, semalem aku saking nikmatnya bertempur
dengan istriku. sampai kelupaan melakukan kebiasaan lamaku sebelum
menikah, bercinta dengan wts”
Tejo : “waduh apaan tuh to?”
Parto : “yah… seperti biasanya abis main aku ngasih duit ke dia…”
Tejo : “hah? trus susi marah-marah? gara2 tahu kebiasaanmu dulu?”
Parto: “nah itu dia jo… ini yang aku bikin shock. ternyata susi istriku itu ngasih
kembalian dari uang yang aku kasih…”

Posted July 19, 2012 by a'im in Humor

Tagged with , , , , , , ,

Naik Gaji ea…   Leave a comment

Suatu hari, seorang wanita pembantu rumah tangga mendatangi majikan perempuannya.

Pembantu: “nyonya, saya mau minta naik gaji..”

Nyonya: “kenapa saya harus menaikkan gaji kamu?”

Pembantu: “ada 3 alasan nyonya.. Pertama saya membersihkan rumah lebih bersih daripada nyonya.”

Nyonya: “siapa yg bilang?”

Pembantu: “Tuan yg bilang nyonya”.

Nyonya: “oh…”

Pembantu: “kedua, saya memasak lebih enak daripada nyonya.”

Nyonya: “siapa yg bilang?”

Pembantu: “Tuan yg bilang.”

Nyonya: “oh…”

Pembantu: :ketiga, saya di ranjang lebih hebat daripada nyonya.”

Nyonya: “Oh!!! Apa tuan juga yang bilang !!?!!”

Pembantu: “Bukan nyonya.., tapi tuan sebelah rumah yang bilang, kalo nyonya kurang hebat di ranjang”

Nyonya: “Ssssstt!!! Kamu minta naik brp???”

Posted May 26, 2012 by a'im in Humor

Tagged with , , , , , , , , , , , , ,

Kulkas,,,,,,,,   2 comments

Suatu malam, dokter pribadi di telpon oleh Pak Joko…, “Dokter, ada yang aneh dengan toilet saya… setiap malam waktu saya mau kencing, lampunya langsung hidup sendiri begitu saya buka pintunya…”

sang dokter menjawab..”Pak, bapak isitrahat saja, nanti saya perbaiki…” kata si dokter, mencoba menenangkan Pak Joko..

Karena merasa ada yang aneh, kemudian si dokter menelpon Keluarganya, dan yang ngangkat Sari,putri bungsunya… “Begini Dek Sari, tadi bapak memberitahu bahwa lampu toiletnya langsung menyala saat pintu depan dibuka,..apa ini sistem keamanan yang baru..?” Mendengar ini, Sari langsung berteriak…”Mamah…….., Kakak…….. Mbok Ijah,….BAPAK KENCING DI KULKAS LAGI………”

Posted December 15, 2011 by a'im in Humor

Tagged with , , , , , , , , , , , , ,

Granat,,,,   Leave a comment

Ini cerita di sebuah barak tentara. Seorang Jenderal sedang mengajarkan salah satu prajuritnya bagaimana cara meledakkan
sebuah granat.

Jenderal   :”Pertama-tama, genggamlah granat dengan erat, lalu tarik cincin pemicu granat, kemudian lemparkan, mengerti?”
Prajurit     :”Siaaap mengerti!!!”
Jenderal   :”Sekarang, coba lakukan sendiri!” Lalu prajurit tadi melaksanakan apa yang dikatakan oleh sang jenderal. Ia menggenggam

granat dengan erat, lalu menarik cincin pemicu granat, kemudian berteriak, “Jenderaaal tangkaap!!!!”

Posted December 15, 2011 by a'im in Humor

Tagged with , , , , , , , , , ,

“Persamaan HAK” salah satu pesan Rasulullah dalam Haji Wada’   2 comments

Rasulullah berkata dalam khutbah Alwada’nya :

” Hai manusia! sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah tunggal, dan sesungguhnya kamu berasal dari satu bapak. Semua kamu dari adam dan Adam terjadi dari tanah. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu semua disisi Tuhan adalah orang yang paling Taqwa, tidak sedikit pun ada kelebihan bangsa Arab itu dari yang bukan Arab, kecuali dengan Taqwa.
“Hai umat , bukankah aku telah menyampaikan?! O Tuhan saksikanlah! maka hendaklah barangsiapa yang hadir diantara kamu di tempat ini berkewajiban untuk menyampaikan pesan wasiat ini kepada mereka yang tidak hadir !”.

 

setelah Nabi mengakhiri Khutbah al Wada’ yang amat berkesan itu dengan suaranya yang tinggi sambil menunjuk ke langit, maka berteriak pulalah para jemaah haji yang sedang berkumpul di padang Arafah itu menyahut serentak dengan suaranya yang lantang bergema, membelah kesunyi senyapan  padang pasir yang luas tandus itu dengan beramai-ramai mengucapkan: “Demi Allah! Sesungguhnya Engkau (Muhammad) telah menyampaikan amanah perintah-perintah Tuhanmu!”.

 

 

 

(dalam “detik detik kehidupan Rasulullah”,KH Firdaus AN, 1972,Pedoman Ilmu jaya: Jakarta)